Upayakan Peningkatan Budaya Mutu dan Tertib Dokumen Jenjang Karir Dosen, LPM Adakan Pendampingan dan Pengisian BKD bagi Dosen Universitas Nurul Huda

Rabu, 26 Agustus 2022. Dalam upaya meningkatkan budaya mutu dan tertib dokumen untuk mendukung jenjang karir dosen di Universitas Nurul Huda (Unuha), Lembaga Penjamin Mutu (LPM) mengadakan kegiatan pendampingan dan pengisian BKD (Beban Kerja Dosen) bagi dosen tetap Universitas Nurul Huda untuk semester genap ini. Kegiatan ini dilaksanakan kemarin, Kamis, 25 Agustus 2022. Kegiatan yang dibuka oleh ketua pelaksanaan ini diisi dan didampingi oleh Dr. Toha Firdaus, M. Pd. Si, sebagai pemateri, dan pak Efendi sebagai admin BKD yang mengcover pengisian BKD di sister. 

Bertempat di ruang perpustakaan kampus C Unuha, acara dibuka pukul 09.15 oleh ketua pelaksanaan dan diteruskan dengan penyampaian materi terkait bagaimana dan apa saja yang perlu disiapkan dalam pengisian BKD, serta pendampingan proses pengisian BKD oleh masing-masing dosen. Dalam kegiatan tersebut, juga disampaikan permasalahan-permasalahan yang dihadapi dosen terkait pengisian BKD. Kegiatan tersebut diikuti oleh 23 dosen tetap meliputi 16 orang dosen Fakultas Ilmu Pendidikan, 6 orang dosen Fakultas Agama Islam, dan satu orang dosen Fakultas Sains dan Teknologi. 

Ketua pelaksanaan, Bapak Yopi Novanda, M.A. menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan budaya mutu SDM Unuha serta agar terarsipkan dokumen-dokumen penunjang karir dosen Unuha sehingga kedepan jenjang karier dosen  di Unuha dapat lebih dimaksimalkan. 

Ketua LPM, Bu Hastuti Retno Kuspiah, M.Pd, menegaskan bahwa BKD ini sangat penting dan berdampak sangat vital bagi perguruan tinggi. Karena salah satu jantungnya perguruan tinggi adalah SDM yang basisnya adalah dosen. Semakin banyak dosen yang tersertifikasi melalui penertiban pengisian BKD dalam sister, kampus akan terbantu secara keuangan. 

Kegiatan pendampingan yang selesai pada pukul 13.00, dihadiri oleh Ketua LPM, Wakil Rektor 1, dan Wakil Rektor 3. (Tim FIP)

Leave a Reply